Renungan Harian Katolik
Senin, 10 Agustus 2026
“Menabur dengan Kasih”
Saudara-saudari terkasih,
Sabda Tuhan hari ini mengajarkan bahwa hidup yang berbuah membutuhkan keberanian untuk menabur dan memberikan diri.
Santo Paulus mengingatkan bahwa orang yang menabur dengan murah hati akan menuai dengan berlimpah. Sementara itu, Yesus dalam Injil menggunakan gambaran biji gandum. Biji itu harus jatuh ke tanah dan mengalami proses sebelum menghasilkan buah.
Demikian pula kehidupan kita.
Kadang kita ingin melihat hasil dari kebaikan yang kita lakukan. Kita ingin pengorbanan dihargai dan bantuan kita dibalas. Namun Tuhan mengajak kita melakukan kebaikan bukan karena mengharapkan imbalan, melainkan karena kasih.
Mungkin hari ini kita hanya mampu memberikan hal sederhana: waktu untuk mendengarkan seseorang, kata-kata yang menguatkan, pertolongan kecil, atau pengampunan kepada orang yang menyakiti kita.
Jangan meremehkan kebaikan kecil.
Tuhan dapat memakai benih kecil yang kita tanam dengan tulus untuk menghasilkan buah yang besar dalam kehidupan orang lain.
Karena itu, jangan takut berbuat baik meskipun tidak ada yang melihat. Jangan berhenti mengasihi meskipun belum mendapatkan balasan. Jangan menyerah ketika hasilnya belum tampak.
Tugas kita adalah menabur dengan kasih. Pertumbuhan dan buahnya kita serahkan kepada Tuhan.
Marilah kita bertanya kepada diri sendiri: Hari ini, benih kebaikan apa yang dapat saya tanam?
Semoga hidup kita bukan hanya menjadi hidup yang menerima berkat, tetapi juga menjadi saluran berkat bagi orang-orang di sekitar kita.
Doa Penutup
Tuhan Yesus yang penuh kasih,
terima kasih atas Sabda-Mu yang mengingatkan kami untuk berani menabur kebaikan dan memberikan diri bagi sesama.
Ajarlah kami memiliki hati yang murah hati, sabar, dan penuh kasih. Jangan biarkan kami berhenti berbuat baik hanya karena kebaikan kami tidak dihargai.
Bantulah kami untuk tetap setia menanam benih kasih, pengampunan, pengharapan, dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.
Ketika kami merasa lelah, kuatkanlah kami. Ketika kami kecewa, teguhkanlah iman kami. Dan ketika kami tidak melihat hasil dari kebaikan yang kami lakukan, ajarlah kami untuk tetap percaya kepada penyelenggaraan-Mu.
Jadikanlah hidup kami berkat bagi keluarga, sahabat, dan siapa pun yang kami jumpai.
Semoga setiap kebaikan yang kami lakukan menjadi benih yang menghasilkan buah bagi kemuliaan nama-Mu.
Demi Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami.
Amin.
Tuhan memberkati dan menyertai kita sepanjang hari ini.


Tidak ada komentar: