Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

RENUNGAN HARIAN - 15 SEPTEMBER 2026

Selasa, 15 September 2026 | September 15, 2026 WIB Last Updated 2026-09-16T05:29:01Z

 


RENUNGAN HARIAN - 15 SEPTEMBER 2026

Perayaan Wajib SP Maria Berdukacita
Ibr. 5:7-9; Mzm. 31:2-3a,3b-4,5-6,15-16,20; Yoh. 19:25-27 atau Luk. 2:33-35.
BcO Est 4:1-16.

Ketika Kita Tidak Mampu Mengubah Keadaan

Dalam Injil hari ini, kita melihat Bunda Maria berdiri di dekat salib Yesus. Maria menyaksikan penderitaan Putranya, tetapi ia tidak mampu menghentikan semua yang sedang terjadi.
Maria tidak dapat menghapus rasa sakit Yesus. Ia tidak dapat mengubah keputusan manusia. Namun, ada satu hal yang tetap dapat dilakukannya: hadir dan setia.

Kita pun sering mengalami keadaan yang serupa. Ada masalah yang sudah kita doakan berkali-kali, tetapi belum menemukan jalan keluar. Ada orang yang kita kasihi sedang menderita, sementara kita merasa tidak mampu berbuat banyak.
Pada saat seperti itu, kita mungkin bertanya, “Tuhan, mengapa Engkau membiarkan semua ini terjadi?”

Bacaan dari Surat kepada Ibrani mengingatkan bahwa Yesus sendiri mengalami penderitaan dan pergumulan dalam hidup-Nya. Namun, Ia tetap menyerahkan diri kepada kehendak Bapa dan belajar taat melalui apa yang dialami-Nya.
Dari Maria dan Yesus, kita belajar bahwa iman tidak selalu berarti memahami semua yang terjadi. Iman berarti tetap percaya meskipun kita belum melihat jawabannya.
Jika hari ini kita sedang menghadapi sesuatu yang tidak dapat kita ubah, jangan langsung menganggap Tuhan meninggalkan kita. Mungkin Tuhan sedang mengundang kita untuk belajar berserah.

Seperti Maria yang tetap berdiri di bawah salib, marilah kita juga tetap berdiri dalam iman. Kita boleh menangis, boleh merasa lemah, dan boleh mengakui bahwa kita tidak sanggup. Tetapi jangan berhenti berharap kepada Tuhan.
Sebab terkadang, mukjizat bukan langsung berupa perubahan keadaan. Mukjizat bisa berupa kekuatan baru untuk tetap bertahan, hati yang semakin percaya, dan keberanian untuk terus melangkah bersama Tuhan.

Doa:

Tuhan Yesus, ketika kami menghadapi keadaan yang tidak mampu kami ubah, berilah kami hati yang tabah. Ajarlah kami seperti Bunda Maria untuk tetap setia meskipun jalan yang kami lalui terasa berat.
Ketika kami tidak memahami rencana-Mu, kuatkanlah iman kami. Ketika kami merasa tidak berdaya, ingatkan kami bahwa kami tidak pernah berjalan sendirian.
Bunda Maria Berdukacita, doakanlah kami agar dalam setiap penderitaan, kami semakin dekat kepada Putramu.

Amin.

Tidak ada komentar:

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update