Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Berita Terkini Hari Ini - Kementan Percepat Pengembangan Bioetanol di 2 Juta Hektare Lahan, Dorong Ketahanan Energi Nasional

Senin, 21 September 2026 | September 21, 2026 WIB Last Updated 2026-09-21T13:43:23Z
foto:unsplash/Akshay Kharat

Kementan Percepat Pengembangan Bioetanol di 2 Juta Hektare Lahan, Dorong Ketahanan Energi Nasional

Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat program pengembangan bioetanol dengan menyiapkan kawasan pertanian dalam skala besar. Program tersebut diarahkan untuk menyediakan bahan baku energi alternatif sekaligus memperkuat pemanfaatan komoditas pertanian dalam negeri.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan pengembangan bioetanol akan mengandalkan tiga komoditas utama, yakni tebu, singkong, dan jagung. Ketiga komoditas tersebut diproyeksikan menjadi sumber bahan baku untuk mendukung pembangunan industri bioetanol di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam tahap awal, pemerintah menyiapkan pengembangan lahan hingga mencapai sekitar 2 juta hektare. Skema tersebut mencakup dukungan kepada daerah melalui penyediaan lahan serta alat dan mesin pertanian untuk mempercepat kegiatan produksi dan meningkatkan kesiapan sektor hulu.


Egor Myznik/unsplash



Kementan juga mengonsolidasikan pemerintah daerah dalam program tersebut. Sebanyak 44 bupati dilibatkan untuk membantu memetakan potensi wilayah, ketersediaan lahan, serta komoditas yang dapat dikembangkan sebagai sumber bahan baku bioetanol.

Menurut pemerintah, pengembangan kawasan pertanian menjadi bagian penting karena keberadaan industri pengolahan bioetanol membutuhkan pasokan bahan baku yang memadai dan berkelanjutan. Dengan demikian, pembangunan industri tidak hanya berfokus pada fasilitas pengolahan, tetapi juga memperkuat produksi dari sektor pertanian.

Selain mendukung penyediaan energi alternatif, program tersebut diarahkan untuk membangun keterkaitan antara sektor pertanian dan industri. Pemerintah menyebut pengembangan bioetanol diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru sekaligus mendukung agenda penguatan kemandirian energi nasional.


tags: bioetanol, Kementan, Kementerian Pertanian, pengembangan bioetanol, 2 juta hektare lahan, energi alternatif, energi terbarukan, ketahanan energi, energi nasional, tebu, singkong, jagung, bahan baku bioetanol, pertanian Indonesia, industri bioetanol, swasembada energi, energi terbarukan Indonesia, berita Kementan, berita pertanian, berita energi

Tidak ada komentar:

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update