Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Berita Terkini Hari Ini- Gempa Dahsyat Guncang Kolombia, Gereja Katolik Serukan Solidaritas bagi Para Korban

Selasa, 11 Agustus 2026 | Agustus 11, 2026 WIB Last Updated 2026-08-11T15:37:25Z

BOGOTÁ — Gempa bumi berkekuatan sekitar magnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin, 10 Agustus 2026, menyebabkan kehancuran di sejumlah kota dan menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar. Hingga pembaruan terakhir pada 11 Agustus, lebih dari 130 orang dilaporkan meninggal dunia, sekitar 570 lainnya mengalami luka-luka, sementara sejumlah warga masih dinyatakan hilang. Wilayah Pereira menjadi salah satu daerah dengan dampak korban paling berat, sedangkan Manizales, Cali dan Quibdó juga menghadapi kerusakan bangunan serta gangguan fasilitas publik.

Pusat gempa berada di sekitar San José del Palmar, Departemen Chocó, dan getarannya dirasakan di berbagai wilayah Kolombia, termasuk Bogotá. Dampak gempa juga terasa hingga sejumlah kawasan di negara-negara tetangga. Di Manizales, sejumlah bangunan runtuh dan puluhan rumah mengalami kerusakan. Fasilitas penting seperti rumah sakit, sekolah dan tempat ibadah turut terdampak, termasuk Katedral Manizales yang mengalami kerusakan. Tim penyelamat masih melakukan pencarian terhadap warga yang kemungkinan tertimbun reruntuhan.

Situasi darurat semakin kompleks karena kerusakan infrastruktur dan gangguan transportasi. Otoritas penerbangan Kolombia menghentikan sementara aktivitas di enam bandara di wilayah barat negara itu, yakni Pereira, Manizales, Quibdó, Armenia, Cartago dan Buenaventura. Penutupan dilakukan untuk memeriksa kondisi landasan, terminal dan fasilitas penerbangan sebelum operasional kembali dibuka demi keselamatan. Kondisi tersebut berpotensi menyulitkan distribusi bantuan menuju wilayah yang paling membutuhkan.

Di tengah bencana tersebut, Konferensi Waligereja Kolombia menyampaikan keprihatinan dan doa bagi para korban, keluarga yang kehilangan anggota keluarga, mereka yang terluka maupun warga yang masih dalam pencarian. Para uskup menekankan bahwa besarnya skala bencana tidak dapat dihadapi secara sendiri-sendiri. Mereka mengajak masyarakat Kolombia melihat situasi ini sebagai panggilan untuk memperkuat persaudaraan, saling membantu dan menunjukkan kepedulian nyata kepada mereka yang terdampak.

Seruan tersebut juga diikuti dengan berbagai upaya kemanusiaan di tingkat lokal. Sejumlah wilayah keuskupan mendorong masyarakat untuk terlibat dalam bantuan bagi para penyintas, sementara bank pangan menjalankan pengumpulan donasi dan kebutuhan pokok untuk kemudian disalurkan kepada warga yang terdampak gempa. Di lapangan, petugas pemadam kebakaran, tim perlindungan sipil, tenaga medis dan aparat keamanan terus bekerja menyisir lokasi-lokasi terdampak serta membantu warga yang harus meninggalkan bangunan yang dinilai tidak aman.

Bagi Gereja Katolik di Kolombia, bencana ini bukan hanya menjadi persoalan tanggap darurat, tetapi juga momentum untuk menghadirkan solidaritas kepada masyarakat yang sedang mengalami penderitaan. Sementara proses pencarian dan pendataan kerusakan masih berlangsung, perhatian kini tertuju pada penyelamatan korban, pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas serta pemulihan fasilitas umum yang mengalami kerusakan akibat gempa.

Sumber utama: Vatican News – Colombian Bishops appeal for solidarity after devastating earthquake

Tidak ada komentar:

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update